Pengelolaan Limbah B3 Industri Pulp dan Kertas

industri pulp

Industri pulp dan kertas memiliki peranan penting atau vital di dalam kehidupan sehari-hari. Tingginya kebutuhan untuk percetakan menjadikan kertas masih menjadi bahan baku utama yang dicari dari sektor industri lain yang membutuhkan.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, Indonesia merupakan produsen kertas terbesar ke-6 di dunia serta peringkat ke-9 terbesar untuk industri puplnya.

Baca Juga : Limbah Industri Percetakan dan Pengelolaannya

industri pulp

Pengertian

Seperti diketahui industri pulp dan kertas merupakan industri yang megolah kayu sebagai bahan baku utama untuk memproduksi:

  1. Pulp (bubur kertas)
  2. Kertas
  3. Karton
  4. Tisu
  5. Papan
  6. Produk lainnya yang berbasis selulosa

Jenis Limbah B3 Industri Pulp dan Kertas

Pada industri ini diperlukan bahan kimia sebagai bahan baku pendukung. Oleh karena itu, limbah yang dihasilkan dari proses produksinya dikategorikan sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Berikut ini merupakan jenis limbah B3 yang dihasilkan :

Limbah Padat

Pada limbah padat dapat menimbulkan masalah lingkungan seperti pencemaran tanah dan udara dan limbah yang dihasilkan diantaranya:

  1. Bahan baku seperti serat/serbuk kayu yang tidak terpakai
  2. Abu hasil pembakaran seperti fly ash dan bottom ash
  3. Kemasan bekas bahan kimia (B3)
  4. Limbah perkantoran seperti lampu bekas dan limbah elektronik
  5. Proses produksi lainnya seperti aki bekas, majun bekas, filter bekas dan refrigerant bekas

Limbah Cair

Pada industri ini juga menghasilakn limbah cair sebagai berikut:

  1. Bahan kimia dari proses pencucian seperti lignin, selulosa dan hemiselulosa
  2. Bahan kimia dari proses produksi seperti klorin, sulfida dan hydrogen peroksida

Limbah cair ini dapat menyebabkan pencemaran air dan merusak ekosistem perairan. Untuk mengatasi masalah ini harus dilakukan pengolahan limbah cair sebelum dibuang ke lingkungan. Salah satu cara yang digunakan adalah dengan mengolah limbah cair melalui proses pengolahan biologis atau fisikokimia melalui instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Baca Juga : Pengertian dan Jenis Limbah Industri Pakaian

Limbah Lumpur (Sludge)

Sedangkan limbah lumpur (sludge) dari industri ini terdiri dari:

  1. Lumpur dari proses produksi seperti lumpur kapur, dreg, serat, plastik dan tinta
  2. Lumpur dari instalasi pengolahan air limbah (sludge IPAL) yaitu lumpur primer dan sekunder

 

Pengelolaan Limbah B3 Industri Pulp dan Kertas

Limbah dari industri pulp dan kertas dapat berdampak negatif pada lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Limbah cair dapat menyebabkan pencemaran air, sedangkan limbah padat dapat mencemari tanah dan udara. Untuk mengatasi masalah ini, perlu mengadopsi praktek-praktek pengelolaan limbah yang berkelanjutan dan menggunakan teknologi yang lebih ramah lingkungan. Hal ini akan membantu menjaga keberlanjutan industri pulp dan kertas, serta mencegah dampak negatif pada lingkungan.

Universal Eco melayani jasa pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang berasal dari berbagai jenis industri. Kami melayani 200+ kode limbah yang dapat dikelola secara bertanggung jawab, untuk list kode limbahnya bisa chek disini.

Dengan menggunakan teknologi insinerator Rotary Kiln ramah lingkungan dalam proses pengolahan limbah B3. Insinerator jenis ini memiliki manfaat mengurangi massa atau volume limbah dan menghancurkan patogen berbahaya. Hasil sisa bottom ash dan fly ash dari insinerator ditangani secara bertanggung jawab.

Share :