Pengertian
Resin penukar ion adalah suatu resin atau polimer yang berperan sebagai medium pada pertukaran dan yang paling umum digunakan adalah resin anion (menarik ion bermuatan negatif) dan kation (menarik ion bermuatan positif).

Tipe Utama
Terdapat empat tipe utama yang biasa diketahui yaitu
- Asam kuat
- Asam lemah
- Basa kuat
- Basa lemah
Sifat umumnya adalah sebagai berikut:
- Tidak larut dalam air tetapi mampu menyerap sejumlah molekul air
- Tahan terhadap zat kimia (asam, basa, dan pelarut organik)
Kegunaan Resin Penukar Ion
Dalam penggunaannya umumnya digunakan untuk berbagai kebutuhan, contohnya sebagau berikut :
- Pelunakan air
- Pemurnian air
- Katalisis
- Pharmacy
Bahaya Resin Penukar Ion
Memiliki sifat korosif sehingga tidak boleh digunakan secara sembarangan.
Baca Juga : Bahaya Limbah Jika Tidak Terkelola Dengan Baik
Bahaya penggunaan berlebih dalam bidang kesehatan akan mengakibatkan efek samping sebagai berikut:
- Mual
- Muntah
- Diare
- Sembelit
- Kehilangan selera makan
- Sakit perut
Dikategorikan Sebagai Limbah B3
Ketika telah digunakan akan menjadi jenuh kemudian diperlakukan sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3) dengan kode limbah B106d. Limbah ini banyak ditemukan dari hasil pengolahan limbah cair terutama digunakan pada proses penghilangan kesadahan dan demineralisasi air.
Karena dikategorikan sebagai limbah B3, maka limbah harus dikelola sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pengelolaan Limbah B3 Bersama Universal Eco
Universal Eco melayani jasa pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang berasal dari berbagai jenis industri. Limbah B3 dapat menimbulkan dampak negatif yang serius bagi lingkungan jika tidak ditangani dengan baik. Universal eco juga melayani berbagai macam kode limbah dari Residu yang dapat dikelola dengan bertanggung jawab, untuk list kode limbahnya bisa chek disini





