Bahaya Limbah Jika Tidak Terkelola Dengan Baik

Berkembangnya zaman menjadi salah satu faktor banyaknya bermunculan industri untuk memenuhi kehidupan manusia, namun banyaknya industri juga menambah masalah baru yaitu bahaya limbah yang dihasilkan dari berbagai industri jika tidak terkelola dengan baik.

Limbah adalah sisa dari suatu usaha maupun kegiatan yang mengandung bahan berbahaya atau beracun yang karena sifat, konsentrasi, dan jumlahnya, baik yang secara langsung maupun tidak langsung dapat membahayakan lingkungan, kesehatan, kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya.

Bahan yang sering ditemukan dalam limbah antara lain senyawa organik yang dapat terbiodegradasi, senyawa organik yang mudah menguap, senyawa organik yang sulit terurai (Rekalsitran), logam berat yang toksik, padatan tersuspensi, nutrien, mikrobia pathogen, dan parasit.

bahaya limbah

Jenis Limbah Berdasarkan Asalnya

Limbah jika didasarkan pada asalnya dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu:

1. Limbah Organik

Limbah organik terdiri atas bahan-bahan yang bersifat organik seperti dari kegiatan rumah tangga, kegiatan industri dengan sifat yang mudah diuraikan melalui proses yang alami namun mempunyai sifat kimia yang stabil sehingga zat tersebut akan mengendap ke dalam tanah, dasar sungai, danau, serta laut dan selanjutnya akan mempengaruhi organisme yang hidup di dalamnya.

Baca Juga : 4 Keuntungan Memilah Sampah Organik dan Anorganik

2. Limbah Anorganik

Limbah anorganik berasal dari sumber daya alam yang tidak dapat diuraikan dan tidak dapat diperbaharui. Air limbah industri dapat mengandung berbagai jenis bahan anorganik, zat-zat tersebut adalah:

  • Garam anorganik seperti magnesium sulfat, magnesium klorida yang berasal dari kegiatan pertambangan dan industri.
  • Asam anorganik seperti asam sulfat yang berasal dari industri pengolahan biji logam dan bahan bakar fosil.
  • Adapula limbah anorganik yang berasal dari kegiatan rumah tangga seperti botol plastik, botol kaca, tas plastik, kaleng dan aluminium.

3. Limbah B3

Mengacu pada PP No 101 Tahun 2014, Limbah B3 dapat didefinisikan sebagai zat, energi, dan/atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi, dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan/atau merusak lingkungan. Karakteristik Limbah B3 sebagai berikut :

  1. Beracun (Moderately Toxic) : Limbah ini diketahui memiliki kandungan zat beracun yang dapat membahayakan makhluk hidup baik manusia dan hewan hingga menyebabkan sakit hingga kematian.
  2. Mudah Meledak (Explosive) : Limbah ini mudah meledak dikarenakan reaksi fisika dan kimia sederhana yang berasal dari kandungan limbah tersebut. Limbah dengan karakteristik ini sangat sulit dan berbahaya ditangani, sekalipun terdapat penanganannya, metode penanganan tersebut harus dilaksanakan secara serius dan membutuhkan sejumlah waktu.
  3. Pengoksidasi : Karakterstik limbah B3 lannya yaitu sampah anorganik berbahaya yang bisa melepaskan panas karena teroksidasi. Limbah ini dapat menimbulkan api ketika bereaksi dengan bahan lain.
  4. Mudah Menyala Limbah B3 juga bisa memiliki sifat yang mudah menyala atau flammable. Limbah ini adalah sampah berbahaya yang mudah terbakar karena kontak dengan udara, nyala api, air, atau bahan lain walaupun suhu dan tekanan standar.
  5. Berbahaya : Limbah berbahaya merupakan limbah dalam bentuk padat, cair, atau gas yang bisa menyebabkan bahaya bagi kesehatan.
  6. Korosif Karakteristik limbah B3 berikutnya yaitu bersifat korosif. Limbah ini memiliki ciri bisa menyebabkan iritasi kulit,
  7. Bersifat Iritasi : Limbah yang bersifat iritasi adalah limbah yang bisa menyebabkan peradangan ataupun iritasi pernapasan, pusing, dan mengantuk saat terhirup.
  8. Bersifat Karsinogenik, Teratogenik, dan Mutagenik : Limbah dengan sifat karsinogenik adalah limbah yang bisa menyebabkan munculnya sel kanker. Limbah teratogenik merupakan limbah yang dapat mempengaruhi pembentukan embrio. Sementara itu, limbah mutagenik yaitu limbah yang menyebabkan perubahan kromosom.

 

Bahaya Limbah Bagi Kesehatan Jika Tidak Terkelola Dengan Baik

  1. Dapat menyebabkan timbulnya jamur pada kulit, kudis maupun kurap.
  2. Dapat menimbulkan infeksi cacing pita. Hal ini dapat berasal dari daging hewan ternak yang dikonsumsi. Cacing pita dapat masuk kedalam pencernaan hewan ternah melalui makanannya yang kurang layak seperti sisa makanan.
  3. Dapat berakibat pada hilangannya nyawa seseorang. Hal ini sempat terjadi di Jepang, kira-kira ada 40.000 orang yang meninggal akibat mengkonsumsi ikan terkontaminasi raksa yang berasal  dari limbah buangan pabrik baterai dan AKI.
  4. Penyebaran virus yang berasal dari sampah yang tidak diolah dengan benar, jika tercampur dengan sumber air yang digunakan untuk air minum sehari-hari dapat menyebabkan timbulnya penyakit diare, kolera, tifus bahkan demam berdarah.

 

Bahaya Limbah Bagi Lingkungan Jika Terkelola Dengan Baik

  1. Limbah cair yang masuk ke sungai dapat membuat pencemaran pada air yang mengandung banyak virus penyakit.
  2. Ikan dan berbagai organisme air dapat mati atau bahkan punah. Hal ini nantinya akan menyebabkan masalah pada ekosistem.
  3. Limbah rumah tangga yang dibuang ke sungai dapat menyebabkan terjadinya banjir jika hujan turun dengan intensitas tinggi. Hal ini akan memberikan dampak buruk terhadap jalan, jembatan, tol dan berbagai infrastruktur lainnya.
  4. Pengolahan limbah yang kurang baik juga akan menyebabkan lingkungan kurang nyaman ditinggali karena bau tidak sedap serta tumpukan sampah yang tersebar dimana-mana.
  5. Limbah yang dibuang kedalam air dapat menghasilkan asam organik dan gas cair organik seperti metana yang dapat membahayakan.
  6. Limbah industri yang mengandung logam, minyak, toksin organic dan zat lainnya dapat mengurangi kandungan oksigen dalam air sehingga mengganggu ekosistem dalam air.

Universal Eco hadir melayani Pengelolaan Limbah B3 dan Pengelolaan Limbah Medis yang berasal dari berbagai jenis industri. Limbah B3 dapat menimbukan dampak negatif yang serius bagi lingkungan jika tidak ditangani dengan baik. Universal Eco menawarkan pengangkutan, pemanfaatan, dan pengolahan limbah B3 yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan agar pencemaran lingkungan dari bahan berbahaya dapat dihindari.

Share :