Singapura, negara kecil dengan populasi padat, telah menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan limbah elektronik (e-waste) yang bertanggung jawab. Dengan menghasilkan sekitar 60.000 ton e-waste setiap tahun, setara dengan 70 perangkat per orang, Singapura menerapkan sistem yang inovatif dan berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan ini.
Baca Juga: 5 Fakta tentang Sampah Elektronik yang Harus Kamu Ketahui
Sistem EPR dan Tanggung Jawab Produsen Dalam Pengelolaan Limbah Elektronik
Sejak tahun 2020, Singapura menerapkan sistem Extended Producer Responsibility (EPR) yang mewajibkan produsen perangkat elektronik untuk bertanggung jawab atas pengumpulan dan pengolahan produk mereka yang telah mencapai akhir masa pakai.
Pemerintah, melalui National Environment Agency (NEA), menunjuk ALBA E-waste Smart Recycling Pte Ltd sebagai Operator Skema Pertanggungjawaban Produsen (PRS) untuk memfasilitasi proses pengumpulan dan daur ulang e-waste di seluruh Singapura.
Baca Juga: Negara Penghasil Limbah Elektronik Terbesar

Platform Kolaboratif HyperScale
Sebagai langkah maju, Singapura meluncurkan platform global HyperScale hasil kerjasama antara StartupX, NEA, dan Enterprise Singapore. Platform ini dirancang sebagai wadah bagi para pakar, korporasi, dan investor untuk bertukar ide, berinovasi, dan mengembangkan solusi teknologi pengelolaan limbah, khususnya e-waste, plastik, dan limbah campuran.
Target Menuju Zero Waste Nation
Upaya pengelolaan e-waste di Singapura selaras dengan visi Zero Waste Nation, yang bertujuan untuk meminimalisir sampah dan membangun ekonomi sirkular.
Masyarakat Berperan Penting Untuk Mengurangi Limbah Elektronik
Meskipun sistem EPR dan HyperScale memainkan peran penting, partisipasi masyarakat juga tak kalah penting. Warga Singapura dapat berkontribusi dengan membuang e-waste mereka di tempat sampah khusus yang disediakan pemerintah.
Singapura menjadi contoh bagi negara lain dalam mengelola e-waste secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Dengan sistem yang inovatif, kolaborasi multipihak, dan partisipasi masyarakat, Singapura bergerak maju menuju masa depan bebas sampah dan ekonomi sirkular yang lestari.
About Universal Eco
Universal Eco adalah perusahaan pengelola limbah yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. Misi kami adalah membantu mewujudkan Indonesia bebas limbah dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penerapan ekonomi sirkular bagi bisnis dan industri. Dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan, Universal Eco dapat melayani berbagai jenis kebutuhan pengelolaan limbah domestik dan B3 (Bahan Beracun & Berbahaya) yang bersumber dari area komersil, industri, dan fasilitas layanan kesehatan.
Layanan kami adalah
- Extended Producer Responsibility
- B3 Packaging Cleaning & Plastic Recycling
- Hazardous Waste Management
- Medical & Pharmaceutical Waste Treatment
- Zero Waste Treatment
- Secure Data & Destruction
- Jasa Pengelolaan Oli Bekas & Oil Sludge
Ingin informasi terkait lingkungan dan limbah bisa kunjungi kami di website atau instagram kami. Bersama Universal Eco mari wujudkan Indonesia bebas limbah, siap mengelola limbahmu secara bertanggung jawab.




