Adhesif dan Pengelolaan Limbahnya

Pengertian

Menurut KBBI, Adhesif memiliki makna melekat. Secara umum dapat diartikan kemampuan materi atau substansi untuk mengikat materi atau substansi tersebut dengan sebuah media atau produk. Jika diilustrasikan, ibarat seperti kemampuan lem untuk menempel pada sebuah permukaan media atau produk.

Baca Juga : Metanol dan Pengelolaan Limbahnya

Sifat Adhesif

Tingkat kemampuan untuk melekat bergantung pada media atau produk sebagai tempat pengaplikasiannya, berikut ini merupakat sifatnya:

  1. Memiliki sifat tarik-menarik yang kuat dengan media atau produk lainnya, tetapi tidak semua media atau produk cocok untuk diimplementasikan
  2. Tidak bisa diaplikasikan ke media kotoran, debu dan berminyak
  3. Tidak bisa diterapkan ke permukaan media atau produk yang basah kecuali dengan tekanan yang lebih tinggi
  4. Pengaplikasian sebaiknya dilakukan pada permukaan yang memiliki suhu lebih tinggi dari 10°C atau media yang memiliki tingkat kelembaban yang tinggi

Jenis Adhesif

Terdapat 3 (tiga) jenis yang terdiri dari:

  1. Acrylic, termasuk jenis yang sensitif terhadap tekanan, mulai dari tekanan rendah hingga sedang dan cukup melekat hingga suhu 93°C
  2. Karet, jenis ini biasa digunakan pada permukaan media pada suhu 70°C. Media produk yang dimaksud adalah karet, teflon, silikon dan plastik
  3. Thermoset atau Elastomeric, dalam pengaplikasian jenis ini melalui proses pemanasan

Pengaplikasian Adhesif

Selain digunakan sehari-hari sebagai lem juga biasa digunakan pada hampir seluruh bidang manufaktur. Pengaplikasiannya diantaranya:

  1. Operasi pembedahan dan perbaikan gigi di rumah sakit
  2. Industri pesawat terbang
  3. Industri kendaraan
  4. Industri plastik salah satunya pembuatan model plastik
  5. Industri elektronik salah satunya untuk pembuatan peralatan

adhesif

Faktor yang Mempengaruhi Kualitas

Adhesif atau bahan perekat yang baik harus memiliki kestabilan yang baik pula dengan lingkungan sekitar. Faktor yang mempengaruhi kualitas adhesif adalah sebagai berikut:

  1. Perbedaan suhu
  2. Kelembaban udara
  3. Tingkat radiasi
  4. Kekasaran pemakaian

Adhesif Sisa atau Kedaluwarsa Termasuk Limbah B3

Adhesif merupakan zat kimia yang sudah tidak digunakan atau telah kedaluwarsa dikategorikan sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dengan kode limbah A351-1. Oleh karena itu, limbah jenis ini harus dikelola berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga : Fasilitas Pengendalian Pencemaran Udara dan Limbah yang Dihasilkan

Universal Eco melayani jasa pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang berasal dari berbagai jenis industri dengan 200+ kode limbah B3. Bersama Universal Eco mari wujudkan Indonesia bebas limbah, siap mengelola limbahmu secara bertanggung jawab.

Share :