{"id":3207,"date":"2025-07-09T16:41:04","date_gmt":"2025-07-09T09:41:04","guid":{"rendered":"https:\/\/universaleco.id\/?p=3207"},"modified":"2025-07-09T16:41:04","modified_gmt":"2025-07-09T09:41:04","slug":"alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/universaleco.id\/en\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\/","title":{"rendered":"3 Alasan Sampah Plastik Masih Mengancam di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah kalian melihat foto atau video bangkai ikan yang didalam perutnya terdapat plastik, atau sebuah kura-kura yang tersedak sedotan plastik di hidungnya? <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jika pernah, itu adalah sedikit contoh dari salah satu ancaman sampah plastik di Indonesia bahkan di dunia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti kita ketahui, plastik memang erat kaitannya dalam setiap aktivitas manusia. Lihat saja barang-barang yang masyarakat gunakan, mayoritas produk kini berbahan dasar plastik atau dikemas dengan plastik. Selain tahan lama, biaya produksi untuk memilih plastik sebagai material pembuat atau sekadar produk pembungkus diketahui tergolong lebih efisien alias murah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3208 size-full\" src=\"https:\/\/universaleco.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/steptodown.com844694.jpg\" alt=\"sampah plastik\" width=\"1224\" height=\"816\" srcset=\"https:\/\/universaleco.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/steptodown.com844694.jpg 1224w, https:\/\/universaleco.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/steptodown.com844694-300x200.jpg 300w, https:\/\/universaleco.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/steptodown.com844694-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/universaleco.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/steptodown.com844694-768x512.jpg 768w, https:\/\/universaleco.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/steptodown.com844694-18x12.jpg 18w\" sizes=\"(max-width: 1224px) 100vw, 1224px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menguntungkan dari sisi ekonomi tapi tidak berarti menguntungkan untuk faktor lainnya. Tingkat terurai plastik yang rendah dibanding dengan material lainnya membuat sampah plastik juga awet tertimbun dimana-mana. Berbagai riset mengatakan, plastik yang terpendam dalam tanah membutuhkan waktu minimal 200 tahun untuk sepenuhnya terurai. Bahkan, sebuah penelitian juga menyebutkan bahwa sampah plastik bisa terurai dalam waktu 1000 tahun lamanya. Selain membahayakan kandungan tanah, zat kimia yang muncul dari sampah plastik tersebut juga sangat membahayakan untuk ekosistem lingkungan sekitar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Baik di dunia maupun sampah plastik di Indonesia, jenis sampah plastik paling banyak berasal dari plastik sekali pakai. Baik itu kantong plastik, botol plastik, sedotan plastik, dan sebagainya. Meskipun sederhana, karena produksi materialnya yang tinggi ke tangan masyarakat, sampah plastik kian menjadi ancaman di Indonesia tiap bergantinya zaman.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><strong>Faktor\u00a0 Permasalahan di Indonesia<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam mengidentifikasi permasalahan sampah plastik di Indonesia, sebenarnya faktor-faktor yang melatar belakanginya memang berasal dari aktivitas penggunaan dan pengelolaan sampah dari masyarakat pribadi. Bicara tentang ancaman sampah plastik di Indonesia semakin nyata buktinya, ada sejumlah alasan yang melatarbelakangi\u00a0 ancaman tersebut. Apa saja alasan tersebut? Berikut adalah sejumlah penjelasannya.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Penggunaannya yang Masih Tinggi<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia, 100 milyar kantong plastik disebut digunakan oleh masyarakat Indonesia dalam satu tahun atau 700 kantong plastik per orang setiap tahunnya. Setiap tahunnya masyarakat Indonesia rata-rata membuang sampah plastik sejumlah 64 ton atau sekitar 70% dari total sampah yang dibuang (organik dan anorganik). Tingginya angka per tahun ini menandakan belum hiraunya masyarakat Indonesia atas dampak sampah plastik. Tidak heran jika setiap tahunnya sampah plastik tidak pernah menurun jumlah penggunaannya, sekalipun kebijakan\u00a0 minimalisasi plastik atau kampanye anti plastik nyata diaplikasikan di beberapa area.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Pengelolaan Sampah Konvensional<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berkenaan dengan faktor sebelumnya, apa yang membuat dampak sampah plastik di Indonesia masih mengancam datang dari proses pengelolaan sampah yang masih konvensional. Ada dua jenis pengelolaan konvensional untuk sampah plastik di Indonesia, pertama dengan mengandalkan tempat pembuangan akhir dan selanjutnya adalah dengan membakarnya. Kedua metode pengelolaan ini banyak diaplikasikan baik di perkotaan maupun non-perkotaan. Meskipun mudah pengelolaannya, metode ini sebenarnya tidak terlalu baik untuk lingkungan. Jika mengandalkan tempat pembuangan akhir, ancaman nyata datang kepada sektor pencemaran tanah dan juga air. Jika melalui metode pembakaran mandiri, ini juga dapat menghasilkan polusi udara yang menimbulkan pemanasan global.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Minim Aktivitas Daur Ulang<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menindak lanjuti dua metode konvensional yang tidak terlalu baik untuk lingkungan sebelumnya, sebenarnya terdapat metode paling baik untuk meminimalkan dampak sampah plastik. Metode daur ulang (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">recycle<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">) dari kampanye 3 R (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Reuse, Reduce, Recycl<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">e) adalah yang dimaksud. Sekalipun dikampanyekan oleh pemerintah dan berbagai LSM peduli sampah, aktivitas pendaur ulangan ini masih tergolong minim yang mana hanya dilakukan oleh sekelompok kecil masyarakat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itulah Universal Eco hadir. Universal Eco adalah perusahaan<\/span><a href=\"https:\/\/universaleco.id\/en\/pencucian-kemasan-b3-daur-ulang-plastik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">\u00a0<span style=\"font-weight: 400;\">jasa pengelolaan limbah plastik<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Dengan bekerjasama dengan Universal Eco, anda juga mengurangi resiko penyalahgunaan atas kemasan produk anda dan menjaga lingkungan kita dari pencemaran limbah plastik dan kemasan.<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah kalian melihat foto atau video bangkai ikan yang didalam perutnya terdapat plastik, atau sebuah kura-kura yang tersedak sedotan plastik di hidungnya? Jika pernah, itu adalah sedikit contoh dari salah satu ancaman sampah plastik di Indonesia bahkan di dunia.\u00a0 Seperti kita ketahui, plastik memang erat kaitannya dalam setiap aktivitas manusia. Lihat saja barang-barang yang masyarakat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3209,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[33],"class_list":["post-3207","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-sampah-plastik"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>3 Alasan Sampah Plastik Masih Mengancam di Indonesia - Universal Eco<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jika pernah, itu adalah sedikit contoh dari salah satu ancaman sampah plastik di Indonesia bahkan di dunia.\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/universaleco.id\/en\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"3 Alasan Sampah Plastik Masih Mengancam di Indonesia - Universal Eco\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jika pernah, itu adalah sedikit contoh dari salah satu ancaman sampah plastik di Indonesia bahkan di dunia.\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/universaleco.id\/en\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universal Eco\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-09T09:41:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/universaleco.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/steptodown.com574531.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1224\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"918\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Author\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Author\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Author\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5ec912bae979a54be4080f058393b914\"},\"headline\":\"3 Alasan Sampah Plastik Masih Mengancam di Indonesia\",\"datePublished\":\"2025-07-09T09:41:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\\\/\"},\"wordCount\":552,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/steptodown.com574531.jpg\",\"keywords\":[\"sampah plastik\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\\\/\",\"name\":\"3 Alasan Sampah Plastik Masih Mengancam di Indonesia - Universal Eco\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/steptodown.com574531.jpg\",\"datePublished\":\"2025-07-09T09:41:04+00:00\",\"description\":\"Jika pernah, itu adalah sedikit contoh dari salah satu ancaman sampah plastik di Indonesia bahkan di dunia.\u00a0\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/steptodown.com574531.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/steptodown.com574531.jpg\",\"width\":1224,\"height\":918,\"caption\":\"sampah plastik\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"3 Alasan Sampah Plastik Masih Mengancam di Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/\",\"name\":\"Universal Eco\",\"description\":\"Perusahaan Jasa Pengolahan Limbah B3\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/#organization\",\"name\":\"Universal Eco\",\"url\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/logo.png\",\"width\":329,\"height\":51,\"caption\":\"Universal Eco\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCrN6xfUKj0r0O_Dqo6nKyEQ\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/universaleco.id\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/pt-universal-eco\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5ec912bae979a54be4080f058393b914\",\"name\":\"Author\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/989935b9d643022f95426c62d5db6de48105afb4c64bd18ccf2946681ee4b9c7?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/989935b9d643022f95426c62d5db6de48105afb4c64bd18ccf2946681ee4b9c7?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/989935b9d643022f95426c62d5db6de48105afb4c64bd18ccf2946681ee4b9c7?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Author\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/universaleco.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/universaleco.id\\\/en\\\/author\\\/adminweb\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"3 Alasan Sampah Plastik Masih Mengancam di Indonesia - Universal Eco","description":"Jika pernah, itu adalah sedikit contoh dari salah satu ancaman sampah plastik di Indonesia bahkan di dunia.\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/universaleco.id\/en\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"3 Alasan Sampah Plastik Masih Mengancam di Indonesia - Universal Eco","og_description":"Jika pernah, itu adalah sedikit contoh dari salah satu ancaman sampah plastik di Indonesia bahkan di dunia.\u00a0","og_url":"https:\/\/universaleco.id\/en\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\/","og_site_name":"Universal Eco","article_published_time":"2025-07-09T09:41:04+00:00","og_image":[{"width":1224,"height":918,"url":"https:\/\/universaleco.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/steptodown.com574531.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Author","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Author","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/universaleco.id\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/universaleco.id\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\/"},"author":{"name":"Author","@id":"https:\/\/universaleco.id\/#\/schema\/person\/5ec912bae979a54be4080f058393b914"},"headline":"3 Alasan Sampah Plastik Masih Mengancam di Indonesia","datePublished":"2025-07-09T09:41:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/universaleco.id\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\/"},"wordCount":552,"publisher":{"@id":"https:\/\/universaleco.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/universaleco.id\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/universaleco.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/steptodown.com574531.jpg","keywords":["sampah plastik"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/universaleco.id\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\/","url":"https:\/\/universaleco.id\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\/","name":"3 Alasan Sampah Plastik Masih Mengancam di Indonesia - Universal Eco","isPartOf":{"@id":"https:\/\/universaleco.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/universaleco.id\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/universaleco.id\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/universaleco.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/steptodown.com574531.jpg","datePublished":"2025-07-09T09:41:04+00:00","description":"Jika pernah, itu adalah sedikit contoh dari salah satu ancaman sampah plastik di Indonesia bahkan di dunia.\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/universaleco.id\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/universaleco.id\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/universaleco.id\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/universaleco.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/steptodown.com574531.jpg","contentUrl":"https:\/\/universaleco.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/steptodown.com574531.jpg","width":1224,"height":918,"caption":"sampah plastik"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/universaleco.id\/alasan-sampah-plastik-masih-mengancam-di-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/universaleco.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"3 Alasan Sampah Plastik Masih Mengancam di Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/universaleco.id\/#website","url":"https:\/\/universaleco.id\/","name":"Universal Eco","description":"Perusahaan Jasa Pengolahan Limbah B3","publisher":{"@id":"https:\/\/universaleco.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/universaleco.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/universaleco.id\/#organization","name":"Universal Eco","url":"https:\/\/universaleco.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/universaleco.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/universaleco.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/logo.png","contentUrl":"https:\/\/universaleco.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/logo.png","width":329,"height":51,"caption":"Universal Eco"},"image":{"@id":"https:\/\/universaleco.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCrN6xfUKj0r0O_Dqo6nKyEQ","https:\/\/www.instagram.com\/universaleco.id\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/pt-universal-eco\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/universaleco.id\/#\/schema\/person\/5ec912bae979a54be4080f058393b914","name":"Author","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/989935b9d643022f95426c62d5db6de48105afb4c64bd18ccf2946681ee4b9c7?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/989935b9d643022f95426c62d5db6de48105afb4c64bd18ccf2946681ee4b9c7?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/989935b9d643022f95426c62d5db6de48105afb4c64bd18ccf2946681ee4b9c7?s=96&d=mm&r=g","caption":"Author"},"sameAs":["https:\/\/universaleco.id"],"url":"https:\/\/universaleco.id\/en\/author\/adminweb\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/universaleco.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3207","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/universaleco.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/universaleco.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/universaleco.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/universaleco.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3207"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/universaleco.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3207\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3211,"href":"https:\/\/universaleco.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3207\/revisions\/3211"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/universaleco.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3209"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/universaleco.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3207"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/universaleco.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3207"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/universaleco.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3207"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}