Lingkungan sedang dihadapi oleh isu yang terjadi hampir di seluruh belahan dunia, yaitu cuaca ekstrem. Menurut BMKG, cuaca ekstrem adalah fenomena alam yang terjadi secara tidak normal yang ditandai dengan kondisi curah hujan, arah dan kecepatan angin, suhu udara, kelembapan udara dan jarak pandang yang mengakibatkan kerugian.
Baca Juga: Krisis Iklim dan Fenomenanya di Indonesia
Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bahwa terdapat 1.261 kejadian cuaca ekstrem yang terjadi di Indonesia sepanjang tahun 2023. Umumnya, ciri-ciri cuaca ekstrem di antaranya:
- Fluktuasi suhu yang ekstrem
- Curah hujan yang tidak normal
- Angin kencang
- Perubahan cuaca yang tiba-tiba atau drastis
Salah satu cuaca ekstrem yang dirasakan beberapa waktu belakangan yaitu suhu udara yang memanas. Deputi Bidang Meteorologi BMKG menyebutkan bahwa fenomena cuaca panas di Indonesia ini terjadi akibat adanya gerak semu matahari.

10 Kota Terpanas Akibat Cuaca Ekstrem di Indonesia
Menurut data BMKG, 10 kota terpanas di Indonesia per 26 April 2024 dengan suhu tertinggi adalah sebagai berikut:
- Putussibau, Kalimantan Barat yaitu 36,1 derajat celcius
- Nanga Pinoh, Melawi, Kalimantan Barat yaitu 35,4 derajat celcius
- Jayapura dan Sentani, Papua sebesar 35 derajat celcius
- Palembang dan Talang Betutu, Sumatera Selatan dengan suhu tertinggi mencapai 35 derajat celcius
- Sabang, Aceh mencapai 34,8 derajat celcius
- Pekanbaru, Riau dengan suhu tertinggi sampai dengan 34,6 derajat celcius
- Palu, Sulawesi Tengah mencapai 34,6 derajat celcius
- Manokwari, Papua yaitu 34,5 derajat celcius
- Banjarmasin, Kalimantan Selatan dengan suhu tertinggi yaitu 34,4 derajat celcius
- Jatiwangi, Jawa Barat mencapai 34,4 derajat celcius
Dampak Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem mengakibatkan kerugian terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Kerugian lingkungan yang dimaksud salah satunya adalah terganggunya produksi pertanian. Selain itu, kerugian ekonomi akibat bencana alam juga menjadi dampak selanjutnya. Dampak lainnya yaitu ancaman terhadap kesehatan dan keselamatan manusia. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya mitigasi dari seluruh pihak untuk menguranginya.
Baca Juga: Era Global Warming Beralih Ke Global Boiling
Beberapa upaya tersebut antara lain:
- Mencegah kebakaran hutan dan deforestasi
- Penanaman pohon yang dilakukan serentak
- Konservasi sumber daya air
- Mengubah pola hidup menjadi lebih ramah lingkungan salah satunya dengan mengurangi penggunaan plastik
Tentang Universal Eco
Universal Eco adalah perusahaan pengelola limbah yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. Misi kami adalah membantu mewujudkan Indonesia bebas limbah dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penerapan ekonomi sirkular bagi bisnis dan industri. Dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan, Universal Eco dapat melayani berbagai jenis kebutuhan pengelolaan limbah domestik dan B3 (Bahan Beracun & Berbahaya) yang bersumber dari area komersil, industri, dan fasilitas layanan kesehatan.
Layanan kami adalah
- Extended Producer Responsibility
- Pencucian Kemasan B3 & Daur Ulang Plastik
- Pengolahan Limbah B3
- Pengolahan Limbah Medis & Farmasi
- Zero Waste Treatment
- Secure Data & Destruction
- Jasa Pengelolaan Oli Bekas & Oil Sludge
Ingin informasi terkait lingkungan dan limbah bisa kunjungi kami di website atau instagram kami. Bersama Universal Eco mari wujudkan Indonesia bebas limbah, siap mengelola limbahmu secara bertanggung jawab.





