Pengertian
Absorben adalah cairan penyerap yang dapat melarutkan campuran atau bahan dalam proses pemisahan suatu campuran atau bahan menggunakan cairan penyerap tertentu. Singkatnya, proses pemisahan ini terjadi dengan mempertemukan gas dan cairan dengan tujuan adanya perpindahan fase dari gas menjadi cair. Pada umumnya yang digunakan adalah air. Penggunaan air sebagai absorben juga berfungsi untuk gas yang mudah larut atau pemisahan partikel debu dengan cairan.

Mekanisme
Mekanisme terdiri dari 7 (tujuh) diantaranya:
- Difusi pasif
- Transfer konvektif
- Transport aktif
- Transport fasilitatif
- Transfer pasangan ion
- Transfer masa pada absorpsi gas
- Pinositosis
Ciri-ciri
Ciri-ciri yang baik adalah sebagai berikut:
- Memiliki tekanan uap yang rendah
- Tingkat daya melarutkan yang tinggi
- Tingkat korosif yang rendah atau tidak sama sekali
- Memiliki viskositas yang rendah
- Stabil dan murah
Sifat Absorben
Berikut ini merupakan sifatnya
- Non-volatil atau tidak mudah menguap untuk mengurangi hilangnya absorben bersama gas
- Titik beku rendah
- Tidak korosif kecuali terhadap zat terlarut
- Viskositas rendah
Absorben Bekas Termasuk Kategori Limbah B3
Setelah absorben digunakan terutama dari proses produksi sebuah industri, maka akan menjadi limbah dan dikategorikan sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (limbah B3) dengan kode limbah A303-3. Pengelolaan terhadap limbah ini harus dilakukan sesuai dengan PP Nomor 22 Tahun 2021. Seperti diketahui limbah B3 merupakan limbah yang mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari lingkungan dan menggangu kesehatan manusia.
Baca Juga : Bahaya Limbah Jika Tidak Terkelola Dengan Baik
Universal Eco sebagai perusahaan jasa pengelolaan limbah menawarkan layanan Hazardous Waste Management salah satunya absorben bekas yang bersumber dari berbagai macam industri. Bersama Universal Eco mari wujudkan Indonesia bebas limbah. Siap mengelola limbahmu secara bertanggung jawab?





