Asam sulfat atau H2SO4 merupakan asam mineral atau anorganik yang kuat, larut dalam air pada semua perbandingan. Reaksi hidrasi sangat eksotermik karena sifatnya bisa terhidrasi dan termasuk zat pendehidrasi yang paling sering digunakan. Termasuk kedalam asam yang dapat bereaksi dengan basa yang menghasilkan garam sulfat.
Baca Juga : Asam Kromat atau Chromic Acid – Pengertian, Kegunaan, dan Bahayanya
Kegunaan Dalam Industri
Dalam penggunaannya digunakan diberbagai aktivitas industri seperti berikut :
- Digunakan pada proses pembuatan deterjen
- digunakan sebagai larutan elektrolit pada pembuatan baterai untuk
industri otomotif. - Industri pembuatan asam nitrat atau HNO3 juga menggunakan asam kuat yang satu
ini. - Pada proses penyulingan minyak bumi, digunakan dalam proses
penghilangan zat-zat pengotor dari minyak bumi. - Sebagai bahan baku dalam proses pembuatan pupuk superfosfat dan amonium sulfat
- Digunakan sebagai salah satu reaktan pada proses pembuatan bahann
peledak, nitrogliserin. - Dalam proses pembuatan rayon. Serat selulosa kayu setelah
dicampur dengan tetra amine copper (II) direaksikan dengan asam sulfat untuk
menghasilkan serat rayon. - Asam kuat yang satu ini juga dipergunakan sebagai bahan pembuat bahan perekat
atau lem. - Untuk meregenerasi kation resin – pada unit pembuatan air bebas mineral – selain
biasa menggunakan asam klorida juga dapat digunakan asam sulfat

Bahaya Asam Sulfat Bagi Kesehatan Manusia
Karena sifatnya yang korosif penggunannya diperlukan perhatian khsus karena dapat berdampak untuk kesehatan. Tingkat keparahan umumnya tergantung pada dosis paparan, durasi terpapar, dan bagaimana ia terpapar.
Baca Juga : Larutan Kaustik – Pengertian, Sumber, dan Bahayanya
Berikut bahaya asam sulfat untuk kesehatan sebagai berikut :
- Cairan pekat dari asam ini bisa menyebabkan dehidrasi parah jika terminum. Jika konsentrasinya lebih encer, maka ia akan mengiritasi jaringan karena sifat asam yang dimilikinya. Jika tak sengaja menghirup uap pekat bisa menyebabkan kerusakan paru-paru serius dan mengiritasi saluran pernapasan bagian atas.
- Kontak kulit dengan H2SO4 pekat bisa menyebabkan kematian para pada sel-sel kulit (nekrosis). Jika kontak terjadi dengan larutan yang encer dan sering, kemungkinan besar akan menyebabkan kulit mengalami dermatitis.
- Apabila mata yang terpapar asam ini dalam bentuk pekat akan mengalami kerusakan parah seperti menderita glaukoma atau katarak. Bahkan semprotan halus bahan ini bisa membuat mata terasa terbakar dan perih.
- Asam sulfat atau larutannya tidak digolongkan sebagai bahan karsinogenik atau bisa menyebabkan kanker. Hanya saja, pekerja yang terpapar bahan ini selama bertahun-tahun telah menunjukkan kenaikan risiko terkena kanker laring dan kanker paru-paru.
Asam Sulfat Bekas Termasuk Limbah B3
Asam sulfat bekas yang dihasilkan dari proses produksi atau kegunaan sehari-hari dapat berkontribusi menimbulkan bahaya untuk kesehatan dan pencemaran lingkungan melalui kontaminasi terhadap air tanah, air permukaan, serta tanah, sehingga dikategorikan sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3).
Universal Eco melayani jasa pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang berasal dari berbagai jenis industri. Dengan fasilitas serta teknologi yang telah memenuhi standar, limbah ini akan diolah sesuai peraturan yang berlaku. Universal Eco melayani 200+ kode limbah yang dapat dikelola secara bertanggung jawab. Mari Kelola limbahmu secara bertanggung jawab bersama Universal Eco.





