Dross adalah limbah padatan yang mengapung pada logam cair dan biasa ditemukan pada proses pemurnian logam, pengecoran serta pengolahan logam. Sifat limbah ini umumnya beracun, mudah terbakar dan iritan.
Baca Juga: Slag dan Pengelolaan Limbah B3

Jenis Dross
Dross terdiri dari berbagai jenis, tergantung pada jenis logam yang diolah serta proses industri yang digunakan. Jenis yang umumnya ditemui antara lain:
- Aluminium
- Tembaga
- Seng
- Timah
- Logam berat
- Besi dan baja (Ferrous)
- Non-ferrous seperti nikel, titanium dan lain-lain
Pada proses pemurnian aluminium (primer dan sekunder), residu tersebut yang dihasilkan adalah white dross dan black dross. Selain itu, dross juga dapat memiliki komposisi yang bervariasi, salah satunya pada proses produksi satu ton aluminium bisa menghasilkan limbah tersebut sebanyak 20-50% dari total produksi.
Bentuk
Selain jenisnya, bentuk dross juga bermacam-macam, diantaranya:
- Bubuk: Sering ditemukan pada proses pemurnian atau peleburan dan mengandung oksida logam
- Serpihan padat: Proses pemisahan fisik atau mekanis
- Massa padat: Proses peleburan dan pemurnian logam
- Larutan cair: Dihasilkan jika melibatkan suhu tinggi selama proses produksi
- Skim atau lapisan permukaan: Lapisan oksida yang mengapung di atas logam cair
- Partikel halus dalam gas buang
Bahaya
Dross memiliki komposisi yang dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, salah satunya dapat mengandung logam berat sehingga jika tidak terkelola dengan benar dapat mencemari air, tanah dan udara. Selain itu, limbah ini juga mengeluarkan gas berbau seperti NH3, CH4 dan H2S. Berikut merupakan bahaya dari limbah tersebut:
- Mengganggu kehidupan makhluk hidup termasuk vegetasi dan satwa liar
- Menyebabkan pencemaran air yang berisiko terhadap kualitas air dan biota air
- Jika terbawa oleh udara dapat menurunkan kualitas udara
- Merusak kesuburan tanah dan menghambat pertumbuhan tanaman
- Berdampak pada kesehatan manusia terutama kulit, sistem saraf, ginjal dan sistem reproduksi. Salah satunya adalah efek keracunan
Dross Termasuk Limbah B3
Kandungan bahaya limbah tersebut yang berasal dari berbagai industri membuat limbah ini dikategorikan sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dengan kode limbah sebagai berikut:
- B316-3: Dross yang dihasilkan dari proses produksi primer dan/atau sekunder industri Thermal metallurgy perak dan emas
- B313-3: Dross hitam dari produksi sekunder Peleburan alumunium dan pelapisan alumunium
- B309-1: Dross dari peleburan
- Dan lain-lain
Pengelolaan Limbah B3 Dross
Pengelolaan limbah B3 perlu dilakukan dengan hati-hati dan mempertimbangkan aspek lingkungan. Dengan pengelolaan limbah yang baik, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari limbah B3 terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.
Universal Eco melayani jasa pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang berasal dari berbagai jenis industri. Mulai dari pengangkutan, pengumpulan dan pengolahan dengan fasilitas serta teknologi yang telah memenuhi standar, limbah ini akan diolah sesuai peraturan yang berlaku.
About Universal Eco
Universal Eco adalah perusahaan pengelola limbah yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. Misi kami adalah membantu mewujudkan Indonesia bebas limbah dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penerapan ekonomi sirkular bagi bisnis dan industri. Dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan, Universal Eco dapat melayani berbagai jenis kebutuhan pengelolaan limbah domestik dan B3 (Bahan Beracun & Berbahaya) yang bersumber dari area komersil, industri, dan fasilitas layanan kesehatan.
Layanan kami adalah
- Extended Producer Responsibility
- B3 Packaging Cleaning & Plastic Recycling
- Hazardous Waste Management
- Medical & Pharmaceutical Waste Treatment
- Zero Waste Treatment
- Secure Data & Destruction
- Jasa Pengelolaan Oli Bekas & Oil Sludge
Ingin informasi terkait lingkungan dan limbah bisa kunjungi kami di website atau instagram kami. Bersama Universal Eco mari wujudkan Indonesia bebas limbah, siap mengelola limbahmu secara bertanggung jawab.





