Jika selama ini kamu menganggap sampah plastik jadi sampah yang paling banyak menumpuk di Tempat Pengelolaan Akhir (TPA), kenyataannya sampah makanan/sampah organik punya persentase paling besar (40%) sampah yang mendominasi di TPA.
Baca Juga: Dekarbonisasi Menuju Emisi Nol Karbon
Dilansir dari cnbcindonesia.com, Indonesia menempati posisi ke-empat sebagai penghasil sampah makanan terbesar di dunia setelah China, India, dan Nigeria dan menurut laporan United Nations Environment Programme (UNEP) yang berjudul Food Waste Index 2021 total sampah makanan di Indonesia mencapai 20,93 juta ton per tahun.
Penumpukan sampah makanan di TPA serta cara membuang sampah makanan yang tidak baik atau dengan cara tertutup rapat seperti dibuang dalam plastik dapat menumbuhkan bakteri anaerob (jenis bakteri yang tidak membutuhkan oksigen untuk bertahan hidup dan berkembang biak) yang kemudian akan menghasilkan gas metana.
Selain jadi gas yang mudah terbakar, gas metana juga jadi salah satu gas yang menyebabkan efek gas rumah kaca. Gas metana yang dihasilkan oleh 12 juta ton sampah makanan di Indonesia setara dengan emisi gas karbon dioksida CO2 yang dihasilkan 5,45 juta mobil dalam setahun. Sebagai perbandingan, jumlah mobil di Jakarta tahun 2020 ‘hanyalah’ 3,3 juta unit.
Itulah mengapa penting untuk mulai mengontrol porsi makanan yang akan kita konsumsi dan mengelola food waste dengan baik dimulai dari diri sendiri.
Baca Juga: Baku Mutu Emisi dan Peraturan Terkait

Berikut hal-hal yang bisa dilakukan untuk bantu pengelolaan sampah makanan yang baik:
Melakukan Komposting Sampah Makanan Secara Mandiri
Komposting adalah proses alami mendaur ulang bahan organik, seperti daun dan sisa makanan, menjadi pupuk berharga yang dapat menyuburkan tanah dan tanaman.
Hal ini dapat dilakukan secara mandiri di rumah, dengan menyiapkan lahan, ember/composting bag.
Agar kompos tidak menimbulkan bau dan menghasilkan kompos yang optimal, diperlukan rumusan yang tepat yakni 1:2 dari material basah (sampah bekas makanan, daun hijau, potongan buah/sayur segar) dan material kering (daun coklat/kering, ranting, kardus coklat, kertas, serbuk gergaji, batang jagung, dan sebagainya. Sehingga, jika ingin melakukan kompos maka material kering dibutuhkan lebih banyak dari material basah. Dengan rumusan ini, maka akan meminimalisir bau yang timbul karena kompos tidak akan terlalu basah. Sehingga, serangga juga akan terminimalisir karena tidak ada bau yang menyengat dari kompos.
Budidaya Black Soldier Fly (BSF) Terhadap Sampah Makanan
Tentara Lalat Hitam atau Black Soldier Fly (BSF) merupakan lalat dengan ukuran tiga kali lebih besar dibandingkan lalat biasa. Maggot dari lalat hitam ini memiliki kemampuan untuk mengkonsumsi dan mengurangi sampah organik/makanan.
Selain dapat mengurangi jumlah sampah organik, BSF juga mampu menghasilkan bahan baku yang baik untuk kompos dan residu limbah air yang dapat diolah menjadi biogas.
BSF juga bisa dijadikan lahan bisnis baru dengan mengembangbiakkannya, karena maggot dari BSF itu sendiri dapat dijual kembali menjadi pakan ternak karena mengandung protein yang tinggi.
Kedua solusi di atas mampu dijadikan solusi tepat dalam pengelolaan sampah makanan yang dihasilkan sehingga dapat mengurangi jumlah timbulan sampah di TPA dan mengurangi jumlah produksi gas metana yang terlepas ke udara.
Mari jadi bagian dari solusi masalah persampahan di Indonesia mulai dari diri sendiri.
About Universal Eco
Universal Eco adalah perusahaan pengelola limbah yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. Misi kami adalah membantu mewujudkan Indonesia bebas limbah dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penerapan ekonomi sirkular bagi bisnis dan industri.
Dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan, Universal Eco dapat melayani berbagai jenis kebutuhan pengelolaan limbah domestik dan B3 (Bahan Beracun & Berbahaya) yang bersumber dari area komersil, industri, dan fasilitas layanan kesehatan.
Layanan kami adalah
- Extended Producer Responsibility
- B3 Packaging Cleaning & Plastic Recycling
- Hazardous Waste Management
- Medical & Pharmaceutical Waste Treatment
- Zero Waste Treatment
- Secure Data & Destruction
- Jasa Pengelolaan Oli Bekas & Oil Sludge
Ingin informasi terkait lingkungan dan limbah bisa kunjungi kami di website atau instagram kami. Bersama Universal Eco mari wujudkan Indonesia bebas limbah, siap mengelola limbahmu secara bertanggung jawab.





