Salah satu produk yang kini menjadi momok di tengah masyarakat adalah produk tekstil. Salah satu produk tekstil yang sangat diminati masyarakat adalah pakaian. Kebutuhan berbusana mendorong meningkatnya pembelian produk tekstil di tengah masyarakat dan menjadi salah satu penyebab tingginya jumlah timbulan limbah tekstil. Hal ini terjadi karena semakin maraknya fast fashion dan perilaku konsumtif para konsumen yang mengikuti tren berbusana.
Baca Juga : Pengolahan & Bahaya Limbah Tekstil

Apa dampak yang ditimbulkan Limbah Tekstil?
Textile atau garment adalah suatu produk akhir yang merupakan hasil dari suatu penggunaan sumber daya. Penggunaan sumber daya tersebut meliputi 5M yaitu
- Man : Jasa manusia
- Machine/ : Mesin
- Money/ : Modal
- Method : Metode
- Material : Materi
Limbah tekstil dihasilkan selama kegiatan proses produksi berlangsung hingga umur pakai selesai. Limbah tekstil tentu banyak membawa dampak bagi masyarakat secara langsung ataupun dampak bagi lingkungan.
Dampak Limbah Tekstil Bagi Lingkungan
Pencemaran lingkungan yang dapat ditimbulkan oleh limbah tekstil ialah
Pencemaran air tanah dan badan air
Limbah cair hasil dari proses pembuatan tersebut tentunya menimbulkan pencemaran air tanah, pencemaran pada badan air atau sungai. Kehadiran sulfur, napthol, zat pewarna, nitrat, larutan asam, senyawa kromium, and logam berat seperti tembaga, arsenik, kadmium merupakan golongan B3
Adanya zat pencemar B3 yang masuk pada lingkungan tentunya memberi dampak negatif pada lingkungan yang tercemar.
Emisi gas polutan
Terbentuknya suatu produk berbahan dasar kain serta proses daur ulang limbah ini sendiri tentunya membutuhkan suatu sumber daya berupa teknologi termal. Penggunaan teknologi termal dengan suhu tinggi tentu mendorong adanya suatu emisi gas rumah kaca.Selain itu, Menurut Badan Lingkungan Eropa, proses pembuatan produk berbahan tekstil di Eropa pada tahun 2017 menghasilkan sekitar 654 kg emisi CO2 per orang.
Hal ini menunjukkan bahwa emisi gas rumah kaca yang terjadi misalnya karbondioksida akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan yaitu pemanasan global, dan masalah lingkungan lainnya.
Dampak Limbah Tekstil Bagi manusia
Selain mencemari lingkungan, dampak yang ditimbulkan oleh limbah tekstil ialah gangguan kesehatan bagi manusia. Jika manusia terpapar oleh zat B3 pada lingkungan yang tercemar oleh limbah tekstil tentunya akan menimbulkan gangguan kesehatan. Baca Juga : Pencemaran Udara dan Penanggulangannya
Sebagai contoh, zat pewarna yang umumnya digunakan adalah larutan klor dan ion kromium. Larutan klor atau ion kromium digolongkan sebagai zat B3 yang sifatnya karsinogenik atau memicu penyakit kanker pada manusia.
Apa itu produk tekstil ramah lingkungan?
Eco Friendly Fashion adalah produk tekstil yang dapat diproduksi, digunakan, dan dibuang tanpa mengganggu keseimbangan ekologi dan mengganggu kesehatan manusia.
Produk Tekstil ramah lingkungan mencakup produk yang dibuat dengan menggunakan bahan dan metode yang tidak membahayakan manusia dan alam dari produksi serat tekstil hingga pembuatan barang jadi dan yang dapat dibuang tanpa membahayakan kesehatan dan alam manusia.
Produk tekstil ramah lingkungan mengutamakan konsep pengurangan, pengunaan kembali dan daur ulang. Tujuan produk tekstil ramah lingkungan ialah produk yang dipakai oleh konsumen aman bagi lingkungan, manusia dan pemakaiannya tetap mengedepankan konsep keberlanjutan (sustainable)
Mengapa minimasi limbah tekstil, penggunaan kembali dan daur ulang dianjurkan?
Secara umum pendekatan pengelolaan limbah diharapkan mampu menerapkan minimalisasi limbah yang dihasilkan. Hal ini juga berlaku untuk limbah tekstil yang membutuhkan suatu tindakan untuk mengurangi jumlah timbulan yang ada.
Berikut adalah beberapa keuntungan mengapa pendekatan ini dianjurkan dalam pengelolaan limbah tekstil
- Mengurangi biaya produksi
- Menekan biaya pengelolaan limbah akhir yang dihasilkan
- Meningkatkan kualitas dan kuantitas air bersih dan mengurangi biaya pengolahan air bersih
- Mengurangi resiko dampak lingkungan yang ditimbulkan dengan penggunaan bahan kimia
Bagaimana bentuk sustainable textile product yang ramah lingkungan?
Sustainable textile product yang mengutamakan konsep eco-friendly dapat digambarkan sebagai
- Produk yang menggunakan materi mudah di daur ulang.
- Produk atau Kain yang berkualitas tinggi dan usia pakainya cukup lama.
- Penggunaan zat-zat alami dan tidak mencemari lingkungan.
- Adanya penggunaan teknologi energi terbarukan dalam penggunaan mesin.
- Adanya metode proses produksi yang mampu meminimasi energi yang dihasilkan (tidak boros energi).
About Universal Eco
Universal Eco adalah perusahaan pengelola limbah yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. Misi kami adalah membantu mewujudkan Indonesia bebas limbah dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penerapan ekonomi sirkular bagi bisnis dan industri. Dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan, Universal Eco dapat melayani berbagai jenis kebutuhan pengelolaan limbah domestik dan B3 (Bahan Beracun & Berbahaya) yang bersumber dari area komersil, industri, dan fasilitas layanan kesehatan.
Layanan kami adalah
- Extended Producer Responsibility
- B3 Packaging Cleaning & Plastic Recycling
- Hazardous Waste Management
- Medical & Pharmaceutical Waste Treatment
- Zero Waste Treatment
- Secure Data & Destruction
- Jasa Pengelolaan Oli Bekas & Oil Sludge
Ingin informasi terkait lingkungan dan limbah bisa kunjungi kami di website atau instagram kami. Bersama Universal Eco mari wujudkan Indonesia bebas limbah, siap mengelola limbahmu secara bertanggung jawab.





