Bahaya Logam Berat Dalam Limbah Elektronik

Perkembangan teknologi mengalami peningkatan yang cukup pesat, salah satunya mempengaruhi industri elektronik. Barang elektronik umumnya tidak digunakan lagi karena maraknya model dan teknologi yang lebih baru sehingga membuat timbulan limbah elektronik menjadi bertambah setiap tahunnya.

Baca Juga : Kemana Semestinya Kita Buang Limbah Elektronik Rumah Tangga?

 

Pengertian dan Timbulan

Menurut EU Directive, Limbah Elektronik atau Electronic Waste (E-waste) merupakan limbah dari perangkat elektrik dan elektronik, termasuk seluruh komponen rakitan dan konsumsi yang merupakan bagian dari produk tersebut pada waktu pembuangan.

 

Menurut Statistika, pada tahun 2016 Indonesia masuk daftar 10 besar negara penghasil E-waste terbanyak di dunia. Disebutkan pada tahun 2021, timbulannya di Indonesia mencapai 2 juta ton.

 

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Spesifik, E-wastetermasuk kategori sampah yang mengandung B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) dengan komposisi utamanya adalah sebagai berikut:

  1. Bahan plastik
  2. Bahan oksida
  3. Logam-logam seperti Cu, Pd, Fe, Ni, Sn, Pb, Al, Zn, Ag dan Au

 

Limbah Elektronik - Universaleco

Kandungan Logam Berat Dalam Limbah Elektronik

Limbah elektronik bersifat toksik atau beracun karena umumnya mengandung logam berat. Seperti diketahui bahwa logam berat memiliki sifat persisten sehingga konsentrasinya akan terus terakumulasi sampai mengganggu kesehatan manusia dan menambah daftar pencemaran lingkungan.

Kandungan logam berat dalam E-waste adalah sebagai berikut:

  1. Timbal (Pb) salah satunya pada monitor komputer
  2. Merkuri (Hg) salah satunya pada large flat panel displays atau lampu
  3. Arsen (As) salah satunya pada telepon selular
  4. Kadmium (Cd)
  5. Timah (Sn)
  6. Kromium (Cr) Dan lain-lain

Bahaya Logam Berat Dalam Limbah Elektronik

Logam berat memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Berikut ini bahaya logam berat dalam E-waste :

Timbal (Pb)

Timbal adalah salah satu logam berat yang paling umum ditemukan dalam E-waste terutama dalam baterai. Paparan timbal dapat menyebabkan berbagai masalah Kesehatan termasuk kerusakan sistem saraf, kerusakan ginjal dan anemia. Dalam jangka panjang, paparan timbal juga dapat meningkatkan risiko kanker.

Merkuri (Hg)

Merkuri merupakan logam berat lain yang ditemukan dalam limbah elektronik dan dapat ditemukan dalam berbagai jenis lampu, termometer digital dan saklar. Paparan merkuri dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf, masalah kesehatan reproduksi dan gangguan penglihatan. Merkuri juga dapat mengakibatkan kerusakan pada lingkungan terutama pada lingkungan air.

Arsen (As)

Arsen adalah logam berat beracun yang dapat ditemukan dalam berbagai jenis peralatan elektronik termasuk ponsel dan komputer. Paparan arsen dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti kanker, kerusakan sistem saraf dan gangguan pernapasan.

Kadmium (Cd)

Kadmium ditemukan dalam baterai, sirkuit cetak dan peralatan elektronik lainnya. Paparan kadmium dapat menyebabkan kerusakan ginjal, kerusakan paru-paru dan bahkan kanker. Kadmium juga dapat menyebabkan masalah lingkungan seperti kerusakan pada tanah dan air.

Timah (Sn)

Logam berat lain yang sering ditemukan dalam E-waste adalah Timah. Sering digunakan dalam solder yang digunakan untuk menghubungkan komponen dalam sirkuit cetak. Paparan timah dapat menyebabkan masalah pernapasan, iritasi kulit dan kerusakan ginjal.

Kromium (Cr)

Kromium adalah logam berat yang ditemukan dalam berbagai jenis limbah elektronik seperti  sirkuit cetak dan penghubung. Paparan kromium dapat menyebabkan iritasi kulit, masalah pernapasan dan bahkan kanker.

 

Tentang Universal Eco

Universal Eco adalah perusahaan pengelola limbah yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. Misi kami adalah membantu mewujudkan Indonesia bebas limbah dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penerapan ekonomi sirkular bagi bisnis dan industri. Dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan, Universal Eco dapat melayani berbagai jenis kebutuhan pengelolaan limbah domestik dan B3 (Bahan Beracun & Berbahaya) yang bersumber dari area komersil, industri, dan fasilitas layanan kesehatan.

Layanan kami adalah

  1. Extended Producer Responsibility
  2. Pencucian Kemasan B3 & Daur Ulang Plastik
  3. Pengolahan Limbah B3
  4. Pengolahan Limbah Medis & Farmasi
  5. Zero Waste Treatment
  6. Secure Data & Destruction
  7. Jasa Pengelolaan Oli Bekas & Oil Sludge

Ingin informasi terkait lingkungan dan limbah bisa kunjungi kami di website atau instagram kami. Bersama Universal Eco mari wujudkan Indonesia bebas limbah, siap mengelola limbahmu secara bertanggung jawab.

 

Bagikan :