Brom dan Pengelolaan Limbah B3

brom

Pengertian

Bromin atau brom adalah unsur kimia dengan symbol Br dan nomor atom 35. Brom adalah satu-satunya unsur non-logam yang berbentuk cair dalam suhu ruangan dan mudah menguap pada suhu dan tekanan standar. Unsur kimia ini kurang aktif dibandingkan klorin dan fluorin tetapi lebih aktif daripada yodium dan larut dalam pelarut organik dan air. Brom adalah elemen alami yang dapat ditemukan dalam banyak bahan anorganik.

Dalam batuan kerak bumi, brom alami berwujud sebagai garam bromida. Garam terakumulasi dalam air laut (85 ppm) dan biasanya diekstrak. Produksi di dunia diperkirakan melebihi 300.000 ton per tahun, dengan tiga negara produsen utama yaitu Amerika Serikat, Istrael, dan Inggris.

Baca Juga : Kresol dan Pengelolaan Limbah B3

Kegunaan Brom

Unsur Anti Api

Salah satu aplikasi penting unsur kimia ini adalah sebagai bahan pembuat bahan anti api. Brom digunakan pada industri plastik dan pada berbagai produk seperti kabel, konektor, karpet, cat pelapis, dan peralatan dapur. Dapat digunakan dalam industri pakaian dan furnitur untuk mencegah berbagai produk agar tidak mudah terbakar.

Polybrominated diphenyl ether, polybrominated biphenyl, decabromodiphenyl ether, hexabromocyclododecane, tetrabromobisphenol adalah beberapa contoh bahan kimia anti api yang dibuat menggunakan bahan kimia ini.

Disinfektan

Brom adalah agen pemutih dan umum digunakan untuk mensterilkan air misalnya pada kolam renang. Strip tes bromin juga digunakan untuk mendeteksi fenol, alkalinitas, pH, dan kesadahan air.

Di rumah sakit dan rumah tangga, digunakan sebagai pembersih dan bahan pembasmi kuman untuk menetralisir bakteri, alga, dan jamur.

Pemurnian Air

Dapat menemukan bahan kimia ini dalam produk yang digunakan dalam sistem pemurnian air. Tralomethrin adalah salah satu produk mangandung yang digunakan untuk memurnikan air minum. Jumlahnya dalam air tidak boleh melebihi 100mg/deciliter agar tidak justru meracuni air.

Pestisida

Pada bahan kimia ini juga digunakan dalam produk pertanian seperti pestisida untuk menghancurkan hama. Metil bromida adalah senyawa kimia yang bertindak sebagai fumigate yang digunakan untuk melindungi biji-bijian yang disimpan dengan memusnahkan hama.

Fotografi

Penggunaannya yang paling terkenal adalah dalam pembuatan film fotografi. Bromida perak merupakan senyawa peka cahaya yang digunakan untuk memproduksi pelat (film) fotografi.

Bromida perak bertanggung jawab merekam gambar ketika film fotografi terkena cahaya saat mengklik shutter kamera. Kalium bromida juga digunakan dalam fotografi untuk mencegah pengurangan kandungan perak yang menyebabkan foto tampak berkabut.

Obat-obatan

Senyawa kimia yang mengandung ini digunakan sebagai obat penenang oral untuk mengobati epilepsi dan sebagai diuretik.

Pewarna

Pada tahun 1909, seorang kimiawan Jerman, Paul Friedlander, menemukan bahwa pewarna ungu Tyrian (merah-ungu hingga ungu gelap ) mengandung brom. Pewarna ini telah dikenal manusia selama ratusan tahun. Pewarna ungu Tyrian merupakan senyawa 6,6 ‘-dibromoindigo.

Tetrabutilamonium bromida adalah pewarna lain yang banyak digunakan dalam industri tekstil.

brom

Bahaya Brom

Bahayanya untuk kesehatan manusia yaitu

  1. Bersifat korosif terhadap jaringan manusia.
  2. Dalam bentuk cair dan uap, unsur ini mampu mengiritasi mata dan tenggorokan.
  3. Uap bromin sangat beracun saat terhirup.
  4. Manusia dapat menyerap senyawa ini melalui kulit, makanan, dan saat bernafas.
  5. Brom organik banyak digunakan sebagai obat semprot untuk membunuh serangga dan hama, namun berpotensi beracun pula bagi hewan yang lebih besar, bahkan manusia.
  6. Efek kesehatan parah yang disebabkan oleh kontaminan organik yang mengandung brom adalah rusaknya sistem saraf dan gangguan materi genetik.
  7. Brom organik juga menyebabkan kerusakan berbagai organ seperti hati, ginjal, paru-paru, serta memicu gangguan perut dan pencernaan.
  8. Beberapa senyawa brom organik, seperti etilena bromin bahkan bisa menyebabkan kanker.

Dampak Brom untuk Lingkungan

Brom yang digunakan sebagai desinfektan dan terbawa air bisa berefek negatif pada berbagai organisme air. Senyawa kimia ini juga dapat merusak kesehatan mamalia, terutama ketika menumpuk dalam tubuh mangsanya.

Brom organik tidak mudah diurai sehingga berpotensi besar terpapar ke berbagai organisme. Ribuan sapi dan babi harus dibunuh untuk mencegah efek penumpukan brom organik dari ternak ke manusia.

Ternak yang mengalami paparan tinggi brom akan mengalami kerusakan hati, kehilangan penglihatan, hambatan pertumbuhan, penurunan kekebalan, penurunan produksi susu, sterilitas, dan anak-anak terlahir cacat.

Brom Bekas Termasuk Limbah B3

Brom bekas yang dihasilkan dapat berkontribusi menimbulkan bahaya untuk kesehatan dan pencemaran lingkungan melalui kontaminasi terhadap air tanah, air permukaan, serta tanah, sehingga dikategorikan sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3).

Baca Juga : Asam Oksalat dan Pengelolaan Limbah B3

Universal Eco melayani jasa pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang berasal dari berbagai jenis industri. Mulai dari pengangkutan, pengumpulan dan pengolahan dengan fasilitas serta teknologi yang telah memenuhi standar, limbah ini akan diolah sesuai peraturan yang berlaku. Universal Eco melayani 200+ kode limbah yang dapat dikelola secara bertanggung jawab. Mari Kelola limbahmu secara bertanggung jawab bersama Universal Eco.

Bagikan :