Cara Memilah Sampah Kosmetik

Bagi sebagian perempuan, penggunaan kosmetik dan skincare sudah menjadi hal wajib untuk menunjang kecantikan. Namun sampah dari kemasan yang dihasilkan dari kosmetik dan skincare ini menjadi masalah baru yang perlu menjadi perhatian serius dan pengguna dan produsen kosmetik.

Minderoo Foundation yang mengatakan bahwa industri kosmetik global memproduksi lebih dari 120 miliar unit kemasan setiap tahun, yang sebagian besar tidak dapat didaur ulang dan jika tidak ada tindakan mengatasi masalah sampah ini, aliran plastik ke lautan akan tiga kali lipat jumlah pada 2040. Kurang lebih 29 juta metrik ton per tahun, atau setara dengan 50 kilogram plastic per meter garis pantai di seluruh dunia.

Kumpulkan Semua Sampah Kosmetik

Tahap pertama kumpulkan kosmetik yang sudah tidak terpakai, habis, exp date atau yang sudah rusak sehingga menjadi sampah kosmetik. Kosmetik yang masih dapat digunakan bisa dikumpulkan dan diberikan lebal agar.

Pilah Sampah Kosmetik

Pisahkan sampah kosmetik yang bisa digunakan dan yang sudah tidak bisa digunakan agar mempermudah dalam prose pemilihan opsi pengelolaan

Pisahkan Kosmetik Yang Masih Bisa Digunakan

Kosmetik yang masih bisa terpakai namun sudah lama tidak digunakan dikumpulkan dan dikategorikan sebagai berikut :

  1. Kosmetik bibir (lipstik, lip balm, lip gloss, lip liner, dan lain-lain).
  2. Kosmetik mata (eye liner, eye shadow, eye brow, mascara, dan lain-lain).
  3. Kosmetik wajah (bedak, foundation, blush on, lighter, dan lain-lain).

kosmetik yang masih bisa digunakan dapat menjual kembali produk yang tidak cocok dengan kulit wajah (Preloved) dan menjadi salah satu cara yang paling banyak diminati oleh banyak orang sebagai sumber penghasilan, tidak terkecuali untuk produk kecantikan (kosmetik).

Pisahkan Kosmetik Yang Sudah Kadaluwarsa

Untuk kosmetik yang sudah kadaluarsa dapat dijadikan sebagai cat lukis. Barang kosmetik yang bisa kalian gunakan seperti eyeshadowlipstikeyelinerblush on, atau peralatan makeup lainnya. Tinggal tambahkan sedikit air jika dibutuhkan.

kosmetik

Kategorikan Sampah Kemasan Kosmetik

Kemasan produk sendiri bisa digolongkan menjadi tiga bagian, yaitu:

  1. Primary packaging: Bahan ini adalah bahan kemasan yang kontak langsung dengan produk kosmetik dan harus kompatibel seperti tidak mencemari dan tidak bereaksi dengan produk kosmetik yang bersangkutan.. Contohnya Tube, Small Pots, Botol dengan Dropper, Botol Spray, Botol Pump
  2. Secondary packaging: Bahan kemasan ini merupakan tipe bahan kemasan yang tidak kontak langsung dengan produk kosmetik dan berfungsi menjaga kemasan primary sehingga proteksi ganda.. Contohnya Karton dan Box
  3. Tertiary packaging: kemasan yang berfungsi melindungi produk ketika proses distribusi. Contohnya Plastik dan karton

Bersihkan Kemasan Kosmetik

sampah kosmetik yang sudah dipilah kemudian dilakukan tahap pembersihan kemasan bisa dilakukan dengan cara mencucinya yang bertujuan untuk menghilangkan sisa kosmetik

 

Mengembalikan ke Brand tertentu

Saat ini marak brand atau took kosmetik yang memiliki program daur ulang. Masyarakat bisa mengembalikan kosmetik yang sudah tak dipakai atau kemasan kosong ke store atau brand yang tersebut untuk turut berkontribusi dalam menjaga lingkungan dari pencemaran yang bisa diakibatkan oleh sampah kosmetik.

Berikan Kepada Tempat Pendaur Ulang Kemasan

Sampah kemasan kosmetik dapat dimanfaatkan dengan memberikan kepada tempat pendaut ulang yang berizin agar bisa dimanfaatkan kembali. Daur ulang adalah proses pengelolaan dengan mengubah sampah menjadi bahan baku untuk membuat produk baru yang bernilai ekonomis dan estetik. Penerapan Recycle memiliki berbagai manfaat yaitu:

1. Mewujudkan sirkular ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia

2. Menambah nilai ekonomis produk dan penghasilan

3. Menghasilkan produk dengan nilai estetika yang tinggi

4. Menciptakan lapangan pekerjaan

5. Efisiensi penggunaan sumber daya dan energi

Tentang Universal Eco

Universal Eco adalah perusahaan pengelola limbah yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. Misi kami adalah membantu mewujudkan Indonesia bebas limbah dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penerapan ekonomi sirkular bagi bisnis dan industri. Dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan, Universal Eco dapat melayani berbagai jenis kebutuhan pengelolaan limbah domestik dan B3 (Bahan Beracun & Berbahaya) yang bersumber dari area komersil, industri, dan fasilitas layanan kesehatan.

Layanan kami adalah

  1. Extended Producer Responsibility
  2. Pencucian Kemasan B3 & Daur Ulang Plastik
  3. Pengolahan Limbah B3
  4. Pengolahan Limbah Medis & Farmasi
  5. Zero Waste Treatment
  6. Secure Data & Destruction
  7. Jasa Pengelolaan Oli Bekas & Oil Sludge

Ingin informasi terkait lingkungan dan limbah bisa kunjungi kami di website atau instagram kami. Bersama Universal Eco mari wujudkan Indonesia bebas limbah, siap mengelola limbahmu secara bertanggung jawab.

Bagikan :