Pengertian Asam Oksalat
Asam oksalat atau asam etanadioat adalah senyawa kimia dengan rumus H2C2O4 merupakan asam organik kuat atau 10.000 kali lebih kuat daripada asam asetat dan sedikit lebih kuat daripada asam fosfat.
Baca Juga : Merkuri dan Pengelolaan Limbah B3
Senyawa ini bersifat:
- Mudah larut dalam air (higroskopis)
- Berbentuk padatan kristal putih
- Tidak berbau
- Korosif
- Dapat merusak jaringan hidup
Kegunaan Asam Oksalat
Kegunaan utamanya adalah sebagai bahan pembersih karena efektif dalam menghilangkan noda dan karat dari logam atau kegunaan lain diantaranya:
- Industri logam: menghilangkan kotoran yang menempel pada permukaan logam sebelum di cat finishing serta pelapis logam stainless stell, kromium dan titanium.
- Industri tekstil: produksi pewarnaan tenun, pewarnaan wol dan membunuh bakteri
- Industri lainnya: membersihkan noda pada reaktor dan menjadi katalis pada proses hidrolisis

Dampak Asam Oksalat Bagi Kesehatan Tubuh
Paparan asam oksalat dapat meliputi sistem pernapasan, kulit dan mata.
Terhirup
- Iritasi dan peradangan pada sistem pernapasan
- Ulserasi selaput di hidung dan tenggorokan
- Mimisan
- Sakit kepala
- Batuk
- Muntah
- Menurunkan berat badan
- Sakit punggung
- Gugup
- Kecacatan bagi yang fungsi pernapasannya sudah terganggu sebelumnya
Kontak Lansung Dengan Kulit
- Mengiritasi kulit
- Gangren atau suatu kondisi yang terjadi ketika jaringan tubuh mati
- Lesi kulit atau kerusakan, pertumbuhan, perubahan tidak normal yang terjadi di area kulit
Berkontak langsung dengan area mata
- Rasa sakit
- Luka bakar
Penanganan Jika Terpapar
Jika manusia terpapar asam oksalat, lakukan langkah-langkah berikut ini:
- Jika terhirup, pindahkan korban ke ruang terbuka dengan sirkulasi udara yang baik
- Jika korban tidak bernapas, segera lakukan CPR
- Jika tertelan, jangan dimuntahkan dan jaga saluran udara tetap terbuka
- Jika terpapar ke kulit, segera lepaskan semua pakaian yang terkontaminasi dan bersihkan dengan air mengalir
- Jika terkena mata, segera basuh mata dengan air mengalir minimal 15 menit dan tetap mencuci bagian bawah kelopak mata
Asam Oksalat Bekas Termasuk Limbah B3
Asam oksalat bekas yang dihasilkan pada proses produksi dapat berkontribusi menimbulkan bahaya untuk kesehatan dan pencemaran lingkungan melalui kontaminasi terhadap air tanah, air permukaan, serta tanah, sehingga dikategorikan sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3) dengan kode limbah A317-1.
Baca Juga : Adhesif dan Pengelolaan Limbahnya
Universal Eco melayani jasa pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang berasal dari berbagai jenis industri. Kami melayani 200+ kode limbah yang dapat dikelola secara bertanggung jawab, untuk list kode limbahnya bisa chek disini
Dengan menggunakan teknologi insinerator Rotary Kiln ramah lingkungan dalam proses pengolahan limbah B3. Insinerator jenis ini memiliki manfaat mengurangi massa atau volume limbah dan menghancurkan patogen berbahaya. Hasil sisa bottom ash dan fly ash dari insinerator ditangani secara bertanggung jawab.





