Pengertian
Filtrasi dapat dikatakan sebagai proses penyaringan. Filtrasi merupakan suatu proses pemisahan material padat dari cairan atau cairan gas dengan menggunakan media saring (filter). Filter ini akan menahan partikel padat sedangkan partikel cair akan lolos melewatinya.
Baca Juga : Fasilitas Pengendalian Pencemaran Udara dan Limbah yang Dihasilkan
Beberapa syarat dasar adalah sebagai berikut:
- Media filter
- Cairan dengan padatan tersuspensi
- Kekuatan pendorong seperti perbedaan tekanan yang menyebabkan fluida mengalir
.jpg)
Proses Filtrasi
Seperti diketahui konsep utama dari filtrasi ini adalah memisahkan padatan dari cairan (cair atau gas) menggunakan media filter. Prosesnya terdiri dari:
- Campuran heterogen akan disalurkan melalui media filter atau membran filter di mana ukuran dari media filter ini memiliki pori-pori dengan ukuran yang beragam.
- Partikel padatan dengan ukuran dan dimensi yang lebih besar dari ukuran pori-pori media filter akan tertahan di atas media tersebut.
- Sementara partikel yang lebih kecil akan melewati media filter bersama dengan cairan.
Filtrasi dengan aliran vertikal dan horizontal memiliki prinsip kerja yang berbeda. Aliran horizontal terjadi secara sebagian aerobik dan anaerobik karena terendam oleh air limbah, sedangkan aliran vertikal cenderung anaerobik.
Baca Juga : Residu – Pengertian, Jenis, dan Pengelolaan Limbahnya
Jenis Berdasarkan Cara Kerjanya
Terdapat 7 (tujuh) jenis berdasarkan cara kerjanya sebagai berikut:
- Filtrasi Sederhana. Campuran cairan dan padatan dimasukkan ke dalam corong yang dilengkapi dengan kertas saring atau filter kertas. Cairan kemudian mengalir melalui filter kertas dan padatan tertahan di atas kertas saring.
- Filtrasi Sedimentasi. Menggunakan gaya gravitasi untuk memisahkan padatan dari cairan. Cairan yang mengandung padatan diendapkan selama beberapa waktu sehingga padatan akan terpisah dari cairan. Cairan kemudian dialirkan melalui saringan untuk memisahkan padatan yang tersisa.
- Filtrasi Vakum. Campuran cairan dan padatan dimasukkan ke dalam corong saringan yang dilengkapi dengan kertas saring atau filter kertas. Udara kemudian disedot keluar dari corong saringan menggunakan pompa vakum, sehingga cairan dapat disaring lebih cepat.
- Filtrasi Tekanan. Serupa dengan jenis vakum, namun campuran cairan dan padatan ditekan oleh pompa tekanan daripada disedot oleh pompa vakum. Tekanan ini memungkinkan cairan untuk lebih cepat disaring melalui saringan.
- Filtrasi Mikro. Memisahkan partikel kecil dari cairan yang sulit untuk diendapkan atau disaring melalui filter kertas. Menggunakan membran yang memiliki pori-pori sangat kecil untuk menahan partikel kecil dari cairan. Proses ini sering digunakan dalam industri makanan dan minuman, farmasi dan elektronik.
- Filtrasi Ultra Mikro. Memiliki pori-pori yang lebih kecil dari pada jenis mikro. Pada jenis ini umumnya digunakan untuk memisahkan molekul-molekul besar dari cairan, seperti protein dan asam nukleat. Ultra mikro digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk dalam pemurnian air dan pengolahan air limbah.
- Filtrasi Nanomembran. Memiliki pori-pori yang lebih kecil dari pada jenis ultra mikro. Jenis filtrasi ini digunakan untuk memisahkan molekul-molekul kecil dari cairan, seperti gula dan garam. Filtrasi nanomembran umumnya digunakan di dalam pengolahan air minum dan pengolahan air limbah.
Jenis Berdasarkan Bentuknya
Berdasarkan bentuknya, filtrasi terdiri dari 4 (empat) jenis, diantaranya:
- Vacuum belt filters: Menggunakan sabuk filter horizontal yang terus bergerak di antara dua rol. Vakum diterapkan di bawah media filter untuk menyedot cake atau endapan.
- Rotary vacuum drum filter: Terdiri dari drum kompartemen tertutup kain di atas bak yang mengandung suspensi (campuran). Air di dalam material disedot melalui kain saringan dan partikel padatan akan menumpuk diatas kain.
- Centrifugal filters: Terdiri dari keranjang berputar, silinder atau kerucut yang dibentuk dari ujung yang terbuka. Dinding keranjang memiliki media filter berpori. Filter ini terdiri dari dua yakni menggunakan filtrasi dan pemisahan secara sedimentasi.
- Plate and frame filter press: Terdiri dari plate dan frame yang tergabung menjadi satu dengan kain saring pada tiap sisi plate. Plate memiliki saluran sehingga filtrat jernih dapat melewati tiap plate.
Limbah B3 dari Proses Filtrasi
Jika berbicara mengenai pengolahan limbah cair, proses filtrasi merupakan salah satu komponen yang ada di dalamnya. Prinsip kerja filtrasinya tetap sama, namun terdapat limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang dihasilkan di dalam prosesnya, yaitu limbah filter cake.
Limbah filter cake atau endapan dari proses filtrasi yang mengandung bahan kimia atau zat pencemar lainnya serta campuran bahan organik dan anorganik yang sulit terurai secara alami. Selain itu, terdapat limbah cair yang mengandung bahan kimia seperti logam berat atau zat pencemar lainnya serta sludge atau lumpur dari proses pengolahan limbah cair tersebut.
Pengelolaan Limbah B3 dari Proses Filtrasi
Pengolahan limbah filter cake perlu dilakukan dengan hati-hati dan mempertimbangkan aspek lingkungan. Selain itu, pencegahan terhadap terbentuknya limbah filter cake juga perlu dilakukan dengan cara mengurangi penggunaan bahan kimia yang sulit terurai dan memperbaiki proses pengolahan limbah cair agar menghasilkan limbah filter cake yang lebih sedikit. Dengan pengelolaan limbah yang baik, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari limbah filter cake terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.
Dengan menggunakan teknologi insinerator Rotary Kiln ramah lingkungan dalam proses pengolahan limbah B3. Insinerator jenis ini memiliki manfaat mengurangi massa atau volume limbah dan menghancurkan patogen berbahaya. Hasil sisa bottom ash dan fly ash dari insinerator ditangani secara bertanggung jawab.
Tentang Universal Eco
Universal Eco adalah perusahaan pengelola limbah yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. Misi kami adalah membantu mewujudkan Indonesia bebas limbah dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penerapan ekonomi sirkular bagi bisnis dan industri. Dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan, Universal Eco dapat melayani berbagai jenis kebutuhan pengelolaan limbah domestik dan B3 (Bahan Beracun & Berbahaya) yang bersumber dari area komersil, industri, dan fasilitas layanan kesehatan.
Layanan kami adalah
- Extended Producer Responsibility
- Pencucian Kemasan B3 & Daur Ulang Plastik
- Pengolahan Limbah B3
- Pengolahan Limbah Medis & Farmasi
- Zero Waste Treatment
- Secure Data & Destruction
- Jasa Pengelolaan Oli Bekas & Oil Sludge
Ingin informasi terkait lingkungan dan limbah bisa kunjungi kami di website atau instagram kami. Bersama Universal Eco mari wujudkan Indonesia bebas limbah, siap mengelola limbahmu secara bertanggung jawab.





