Microbeads: Exfoliator Kulit yang Bahaya untuk Lingkungan

microbeads

Pernah lihat butiran kecil pada produk perawatan kulitmu? Butiran kecil itu disebut microbeads.

Baca Juga: Jenis Plastik dan Proses Daur Ulang Plastik

microbeads

Biasanya microbeads kerap ditemukan di berbagai produk perawatan kulit seperti sabun, sabun cuci muka, dan pasta gigi. Microbeads memiliki kemampuan untuk membersihkan wajah, membantu membuang lapisan teratas kulit, menghilangkan kotoran dan minyak, sekaligus membuang racun yang menempel di kulit.

Siapa sangka, butiran kecil pada produk perawatan kulit ini merupakan manik-manik (butiran-butiran) plastik kecil yang halus yang berukuran diameter tidak lebih dari 5 mm.

Baca Juga: Pengolahan Limbah Plastik Berdasarkan Jenisnya

Berbagai produk perawatan kulit seperti Johnson & Johnson, Unilever, The Body Shop, L’Oreal, Colgate-Palmolive kini sudah mulai menghilangkan kandungan microbeads dalam produknya. Alasannya untuk bantu menjaga lingkungan dari tercemarnya bahan kimia beracun yang dilepaskan dari microbeads ke lingkungan bahkan ke lautan.

Produk dengan kandungan microbeads biasanya tertera kandungan dengan nama-nama berikut: Polyethylene (PE), Polyethylene Glycol (PEG), Polypropylene (PPp Polyethylene Terephthalate (PET), Polymethyl Methacrylate (PMMA), dan Polyamides atau Nylon.

Dilansir dari studi yang dilakukan oleh University of Plymouth, sebanyak 94.500 partikel microbeads yang berakhir ke laut setiap kali kita mencuci muka. Angka tersebut cukup besar untuk berkumpul di lautan dan merusak biota laut.

Bahaya Microbeads untuk Lingkungan dan Kesehatan

Seperti yang sudah disebutkan di atas, microbeads selain mengandung bahan kimia beracun, namun juga berpotensi membahayakan biota laut. Mengapa?

Hal ini dikarenakan ukurannya yang sangat kecil dan tingkat penggunaannya yang tinggi ditambah dengan sifatnya yang sulit terurai berpotensi menumpuk di laut dan menyebar ke seluruh lautan.

Penumpukan ini kemudian akan bahayakan biota laut dan tanpa sadar ikan-ikan akan memakan partikel kecil ini karena baunya yang hampir mirip dengan plankton. Selain ikan, terumbu karang juga terancam, melansir dari United States Inviromental Protection Agencymicrobeads sudah mulai dikonsumsi karang dan akan berdampak buruk pada karang tersebut.

Akibat dari menumpuknya microbeads pada terumbu karang adalah dapat menjadikan terumbu karang sulit untuk menangkap mangsa, serta juga berpotensi melukai karang dan mengalami pemutihan karena terjadinya pengikisan.

Lalu apa dampak buruknya untuk kesehatan?

Ketika biota laut dan ikan mengonsumsi partikel dengan zat yang beracun, partikel tersebut akan bersarang di tubuh ikan. Dapat dibayangkan jika ikan tersebut ditangkap dan dikonsumsi oleh manusia dampak dari zat berbahaya tersebut akan berpindah dan dirasakan juga oleh manusia.

Menurut data yang dilansir dari klikdokter.com, microbeads  juga mengandung bahan kimia beracun yang disebut polybrominated diphenyl eters (PBDE) yang diketahui bisa menyebabkan masalah neurologis seperti penurunan fungsi kekebalan tubuh dan masalah kesuburan. Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa 12,5 persen PBDE pada mikroba masuk dalam tubuh ikan.

Selain itu, beberapa ahli gigi menyebutkan bahwa microbeads juga bisa menjadi salah satu faktor pembentukan plak, karang gigi, dan radang gigi.Namun, semua akibat dari penggunaan microbeads yang berlebih dapat dikontrol dengan mengurangi penggunaan produk perawatan kulit yang mengandung nama-nama yang sudah disebutkan di atas, dan konsumen dapat mengganti exfoliator ini dengan yang lebih ramah lingkungan seperti kopi, gula, hingga apricot yang dapat membantu membersihkan dan meluruhkan sel kulit mati pada kulit.

Tentang Universal Eco

Universal Eco adalah perusahaan pengelola limbah yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. Misi kami adalah membantu mewujudkan Indonesia bebas limbah dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penerapan ekonomi sirkular bagi bisnis dan industri. Dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan, Universal Eco dapat melayani berbagai jenis kebutuhan pengelolaan limbah domestik dan B3 (Bahan Beracun & Berbahaya) yang bersumber dari area komersil, industri, dan fasilitas layanan kesehatan.

Layanan kami adalah

  1. Extended Producer Responsibility
  2. Pencucian Kemasan B3 & Daur Ulang Plastik
  3. Pengolahan Limbah B3
  4. Pengolahan Limbah Medis & Farmasi
  5. Zero Waste Treatment
  6. Secure Data & Destruction
  7. Jasa Pengelolaan Oli Bekas & Oil Sludge

Ingin informasi terkait lingkungan dan limbah bisa kunjungi kami di website atau instagram kami. Bersama Universal Eco mari wujudkan Indonesia bebas limbah, siap mengelola limbahmu secara bertanggung jawab.

Bagikan :