Sandblasting dan Limbah B3 yang Dihasilkan

Pengertian

Sandblasting adalah proses pembersihan permukaan dengan menyemprotkan material abrasif yang umumnya berupa pasir silika atau steel grit dengan tekanan tinggi sehingga menimbulkan gesekan atau tumbukan.

Baca Juga : Penyimpanan Limbah B3

 

Tujuan dari proses ini adalah sebagai berikut:

  1. Menghilangkan material kontaminasi seperti karat, oli, cat, minyak, garam dan lain sebagainya
  2. Membuat permukaan logam menjadi kasar dan rata untuk mencapai tingkat perekatan yang baik antara permukaan metal dengan bahan pelindung seperti cat
  3. Mengupas cat lama yang sudah rusak atau pudar

 

Tingkat kekasaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan dengan beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya:

  1. Ukuran dan berat jenis
  2. Kekerasan partikel blasting
  3. Kecepatan partikel
  4. Tekanan dan jarak penyemprotan
  5. Sudut penyemprotan yang biasa digunakan antara 60-120 derajat
  6. Lama waktu tembakan penyemprotan dengan rentang waktu yang umum digunakan adalah 40-80 detik

 

Sandblasting - Universaleco

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan sandblasting adalah sebagai berikut:

  1. Kecepatan pengerjaan yang efisien
  2. Tingkat flexibility yang cukup tinggi dalam mengikuti bentuk benda yang cukup rumit

Sedangkan kekurangan dari sandblasting diantaranya:

  1. Metode sandblasting menimbulkan paparan radiasi
  2. Menimbulkan pencemaran udara yang berbahaya bagi lingkungan

Standardisasi Sandblasting

Standar yang digunakan sebagai acuan tingkat pembersihan permukaan antara lain:

  1. Swedish Standard
  2. Steel Structure Painting Council (SSPC)
  3. National Association of Corrosion Engineers (NACE)
  4. International Organization for Standarization (ISO)
  5. Standard Australia (SAA)
  6. Standard Denmark (DS)
  7. Standard Jugoslavia (JUS)

Jenis Sandblasting

Sandblasting dibagi menjadi 2 (dua) jenis, antara lain:

1. Dry Sandblasting

Umumnya digunakan untuk benda berbahan besi yang tidak mudah terbakar atau tidak berisiko menghasilkan percikan api ketika proses penyemprotan dilakukan. Benda tersebut terdiri dari:

  1. Tiang pancang
  2. Bagian pada rangka mobil
  3. Bagian pada kapal laut
  4. Dan lain-lain

2. Wet Sandblasting

Digunakan untuk benda berbahan besi yang mudah terbakar atau terletak di wilayah yang berisiko tinggi terjadi kebakaran seperti tangki bahan bakar atau kilang minyak (offshore). Proses penyemprotan ini dilakukan dengan mencampurkan bahan kimia khusus anti karat yang dapat meminimalisasi percikan api.

 

Material Sandblasting

Material abrasif yang digunakan di dalam proses sandblasting diantaranya:

  1. Metal seperti steel shoot, steel grit dan wire cut carbon
  2. Non metal seperti pasir silika, aluminium oksida, karbida, glass bead dan walnut sheel

Proses Sandblasting Menghasilkan Limbah B3

Proses sandblasting umumnya terjadi secara kimiawi di mana menggunakan bahan kimia di dalamnya, sehingga limbah yang dihasilkan dari proses ini termasuk kategori limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Limbah B3 yang dihasilkan dari proses pickling adalah sisa proses blasting dari kegiatan Manufaktur, perakitan, dan pemeliharaan kendaraan dan mesin dengan kode limbah B323-1.

 

Pengelolaan Limbah B3 dari Proses Sandblasting

Pengelolaan limbah B3 dari proses sandblasting perlu dilakukan dengan hati-hati dan mempertimbangkan aspek lingkungan. Dengan pengelolaan limbah yang baik, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari limbah B3 terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.

 

Universal Eco melayani jasa pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang berasal dari berbagai jenis industri. Mulai dari pengangkutan, pengumpulan dan pengolahan dengan fasilitas serta teknologi yang telah memenuhi standar, limbah ini akan diolah sesuai peraturan yang berlaku.

 

Tentang Universal Eco

Universal Eco adalah perusahaan pengelola limbah yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. Misi kami adalah membantu mewujudkan Indonesia bebas limbah dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penerapan ekonomi sirkular bagi bisnis dan industri. Dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan, Universal Eco dapat melayani berbagai jenis kebutuhan pengelolaan limbah domestik dan B3 (Bahan Beracun & Berbahaya) yang bersumber dari area komersil, industri, dan fasilitas layanan kesehatan.

Layanan kami adalah

  1. Extended Producer Responsibility
  2. Pencucian Kemasan B3 & Daur Ulang Plastik
  3. Pengolahan Limbah B3
  4. Pengolahan Limbah Medis & Farmasi
  5. Zero Waste Treatment
  6. Secure Data & Destruction
  7. Jasa Pengelolaan Oli Bekas & Oil Sludge

Ingin informasi terkait lingkungan dan limbah bisa kunjungi kami di website atau instagram kami. Bersama Universal Eco mari wujudkan Indonesia bebas limbah, siap mengelola limbahmu secara bertanggung jawab.

Bagikan :